Jumat, 12 April 2013

Pendidikan



Dengan Pendidikan yang Baik, Indonesia Sejahtera, Maju dan Berkualitas

 
Sebenarnya, banyak faktor yang bisa membuat negara kita sejahtera, maju dan berkualitas. Faktor alam, sejarah, wilayah, dan lainnya. Namun ada satu yang belum maksimal, Sumber Daya Manusia.
Sumber daya manusia kita memang tergolong rendah, masih banyak saudara kita yang belum mendapatkan pendidikan yang memadai. Seperti hanya sampai SMA, SMP, SD bahkan ada yang tidak mengenyam pendidikan sama sekali. Sungguh ironis di negeri ini, negeri yang memiliki 17.000 pulau, kita belum memaksimalkan potensi yang ada. Meskipun pendidikan tidak menjamin kesuksesan seseorang, namun dengan pendidikan, peluang untuk meraih kesuksesan lebih besar.
Sistem pendidikan di Indonesia belum mampu mengakomodir potensi masyarakatnya. Banyak yang mengeluhkan bahwa anak yang masuk sekolah harus bisa di semua mata pelajaran dengan standar yang tinggi. Seperti matematika 70, IPA 70, IPS 72, kesenian 75, dan pelajaran lainnya. Seharusnya, dengan potensi setiap individu yang berbeda, sekolah dapat memaksimalkan potensi yang ada. Saat ini pun sudah beberapa sekolah memberikan program ekstrakulikuler untuk mengembangkan potensinya, ini sudah bagus menurut saya.
Kualitas pelajar yang ditentukan dengan ujian nasional pun belum sepenuhnya menggambarkan kondisi sesungguhnya peserta didik. Karena masih saja ditemukan kasus sontek massal di sejumlah sekolah yang menunjukkan banyak pelajar yang lebih memilih jalur instan dibandingkan berusaha. Ini mungkin yang membuat bangsa kita belum maju. Lebih suka dengan jalan pintas daripada dengan hasil usaha sendiri. Kondisi seperti ini (lebih memilih jalan pintas daripada dengan hasil usaha sendiri) akan membuat semakin banyak kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di negeri kita.
Melihat kondisi seperti ini sudah sepantasnya jika kualitas pendidikan indonesia lebih baik, meski sekarang sudah cukup baik, namun akan lebih baik lagi jika kita memperbaiki dari diri kita dahulu, dengan berusaha menjadi yang terbaik dalam bidang kita kita jangan hanya mengeluh dan pasrah, namun harus ada usaha dulu dari diri kita. Untuk pemerintah, saya harap instansi terkait dapat memberikan solusi terbaik bagi pendidikan Indonesia, tentu kita ingin Indonesia menjadi negeri yang sejahtera, maju dan berkualitas bukan?
Terakhir, sebagai bangsa yang besar sudah sepantasnya bangsa ini dibangun oleh orang orang cerdas, tak hanya cerdas dari sisi IPTEK saja, namun juga harus menjadi bangsa yang cerdas secara akhlaknya. Sehingga dapat menjadi bangsa yang besar dan berdaulat serta agamais.
Mohon maaf jika ada tulisan saya yang kurang berkenan.

Selasa, 26 Maret 2013

Alumni /Reuni SMP Negri pondok Gede



 Reuni | SMP Negri Pondok Gede
Minggu Tgl. 24 Maret.2013

Dengan mengucap syukur alhamdulillah ke hadirat Allah SWT, Acara Silaturrahiim Alumni  SMP Negri Pondok Gede. Tgl 24 maret 2013. ditempat kediaman Ibu Dian Kp. Sawah Pondok Melati dengan lancar diselenggarakan. Hadir dalam acara itu kurang lebih 100 personil Adapun point2 yang disepakati dalam acara itu antara lain :
1. Penetapan Nama Perkumpulan : Alumni SMP Negeri Pondok gede
2. Visi dan Misi : Forum Silaturahmi untuk Memperkuat Persaudaraan
3. Struktur Organisasi : Menetapkan Panitia Acara sbg Struktur Organisasi 
4. Kesekretariatan : 
5. Bentuk Kegiatan : Pertemuan alumni dilaksanakan setiap 1 bulan sekali. 
6. Perekat Alumni : Akan dibentuk sebuah usaha dengan melibatkan seluruh alumni [mengenai jenis usaha, teknis dll akan dibicarakan menyusul oleh tim dan dalam pertemuan berikutnya]
7. Lain-lain : Panitia memberi PR kepada seluruh alumni untuk menyampaikan ide dll terkait rencana bentuk usaha, pada pertemuan berikutnya.

Demikian dan laporan pandangan mata pada acara silaturrahiim alumni. Daftar hadir dan juga foto2 terkait acara akan diaplud menyusul

Salam sukses,
Kandi

Rabu, 08 Agustus 2012

Puji serta syukur kita kehadapan Allah subhana watala,slawat serta salam kita curahkan kepada junjungan Nabi besar kita, yaitu Nabi Muhamad SAW, kepada keluargaNya,  Sahabat yang telah membawa Manusia dari kegelapan menjadi terang benerang seperti saat ini dan memberikan nikmat Iman dan nikmat Islam serta nikmat yang tidak ada hingganya yng diberikannya kepada semua umat didunia ini yang paling sempurna yaitu Mausia.

Alhamdulilah Kita dapat bertemu di bulan Ramdhan, karenabulan ini adalah bulan agung
mudah-mudahan orang-orang yang mempunyai harta lebih dan mau membagi kepada orang yang membutuhkan, tidak hanya janji untuk kesenangan di akhirat tapi juga janji untuk kesenangan dunia. masih banyak orang-orang yang terlantar kasihanilah mereka, dan banyak pembangunan ibadah yang membutuhkan dana untuk membangun. Karena Manusia hidup didunia ini tidak selamanya kekal atau abadi hidup terus menerus didunia, kita pasti akan meninggal alias mati cuma yang kita bawa amal dan perbuatan yang baik.ibaratkan kita merantau
dari itu yang sedang ada kelebihan Rezeqi banyak-banyak beramal dan bersodakoh buat bekal kita diakhirat nanti.
Kebetulan ditempat saya juga ada pembangunan Mesdjid membutuhkan dana siapa tau enteh2 yang perduli dan kelebihan Rezeqinya sumbangkanlah.
sekian dulu renungan Ramadhan ini apa bila makalah ini ada yang tersinggung atau salah dalam penulisan mohon dimaafkan yang sebesar-besarnya, semoga bermanpaat bagi saya sendiri dan umumnya bagi rekan2

Kamis, 26 Juli 2012

NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG


 
Negara maju adalah sebutan untuk negara yang menikmati standar hidup yang relatif tinggi melalui teknologi tinggi dan ekonomi yang merata. Kebanyakan negara dengan GDP per kapita tinggi dianggap negara berkembang. Namun beberapa negara telah mencapai GDP tinggi melalui eksploitasi sumber daya alam (seperti Nauru melalui pengambilan fosfor dan Brunei Darussalam melalui pengambilan minyak bumi) tanpa mengembangkan industri yang beragam, dan ekonomi berdasarkan-jasa tidak dianggap memiliki status 'negara maju'.
Pengamat dan teoritis melihat alasan yang berbeda mengapa beberapa negara (dan lainnya tidak) menikmati perkembangan ekonomi yang tinggi. Banyak alasan menyatakan perkembangan ekonomi membutuhkan kombinasi perwakilan pemerintah (atau demokrasi), sebuah model ekonomi pasar bebas, dan sedikitnya atau ketiadaan korupsi. Beberapa memandang negara kaya menjadi kaya karena eksploitasi dari negara miskin di masa lalu, melalui imperialisme dan kolonialisme, atau di masa sekarang, melalui proses globalisasi.

-Pendapatan perkapita tinggi.
-Tingkat Pendidikan tinggi.
-Persentase penduduk yang tinggal di kota lebih banyak daripada penduduk yang tinggal di desa.
-Mata pencaharian utama pendudk di bidang industri dan jasa.
-Tingkat Pengangguran rendah.
-Fasilitas di segala bidang terpenuhi.
-Pertumbuhan penduduk rendah.
-Tingkat produktifitas tinggi.
-Tidak tergantung pada alam.
-Memiliki teknologi yang canggih
-Angka kelahiran dan kematian rendah
-Banyaknya industri elektronika dan transportasi
-Tingkat KKN rendah


Negara berkembang adalah istilah yang umum digunakan untuk menjelaskan suatu negara dengan kesejahteraan material tingkat rendah. Karena tidak ada definisi tetap negara berkembang yang diakui secara internasional, tingkat pembangunan bisa saja bervariasi di dalam negara berkembang tersebut. Sejumlah negara berkembang memiliki standar hidup rata-rata yang tinggi.
Negara yang memiliki ekonomi yang lebih maju daripada negara berkembang lainnya, namun tidak sepenuhnya menampakkan tanda-tanda negara maju dikelompokkan dalam istilah negara industri baru.Ada berbagai kritik terhadap pemakaian istilah 'negara berkembang'. Istilah ini menekankan inferioritas sebuah 'negara berkembang' jika dibandingkan dengan sebuah 'negara maju' yang tidak disukai oelh banyak negara. Istilah ini seolah menekankan sebuah negara agar 'berkembang' mengikuti model pembangunan ekonomi tradisional 'Barat' yang tidak diikuti beberapa negara seperti Kuba.
Istilah 'berkembang' berarti mobilitas dan tidak mengakui bahwa pembangunan menurun atau tetap di sejumlah negara, terutama Afrika bagian selatan yang terkena dampak parah dari HIV/AIDS. Dalam beberapa kasus, istilah negara berkembang dapat dianggap sebagai eufemisme. Istilah ini berarti homogenitas antara negara-negara tersebut yang sangat beragam. Istilah ini juga berarti homogenitas di antara negara-negara tersebut ketika kekayaan (dan kesehatan) sebagian besar atau kecil kelompok utama sangat bervariasi.[rujukan?]
Umumnya, pembangunan memerlukan infrastruktur modern (fisik dan institusional), dan perpindahan dari sektor bernilai rendah seperti pertanian dan pengambilan sumber daya alam. Sebagai perbandingan, negara maju biasanya memiliki sistem ekonomi berdasarkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan stabil dalam sektor ekonomi tersier dan sektor ekonomi kuarter dan standar hidup material tinggi. Tetapi, ada pengecualian utama ketika beberapa negara yang dianggap maju memiliki banyak komponen industri primer dalam ekonomi nasional mereka, seperti Norwegia, Kanada, Australia. AS dan Eropa Tengah memiliki sektor pertanian yang sangat penting, keduanya adalah pemain penting dalam pasar pertanian internasional. Selain itu, pengambilan sumber daya alam dapat menjadi industri yang sangat menguntungkan (bernilai tinggi) seperti pengeboran minyak.