Selasa, 25 Maret 2014

Sekedar Info



Selasa, 25/03/2014 13:43 WIB

Demo di Kedutaan, Keluarga Penumpang MAS Sebut Pemerintah Malaysia Pembunuh

Rita Uli Hutapea - detikNews
Beijing, - Para keluarga penumpang pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 bentrok dengan aparat keamanan di Beijing, China. Insiden ini terjadi saat massa berkumpul di luar kedutaan Malaysia untuk menyampaikan protes mereka terkait hilangnya pesawat MH370.

"Kembalikan keluarga kami," seru para demonstran di depan gerbang gedung Kedutaan Malaysia di Beijing. Aksi demo ini diikuti sekitar 200 orang. Massa juga membawa spanduk-spanduk bertuliskan: "Pemerintah Malaysia adalah pembunuh" dan "Kami ingin keluarga kami kembali."

Jeritan dan tangisan mewarnai aksi demo ini. "Putraku, putraku, kembalikan putraku!" teriak Wen Wancheng (63) sembari menangis seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (25/3/2014). Di belakang pria lanjut usia itu, para anggota keluarga lainnya meneriakkan slogan-slogan. Sejumlah orang lainnya tampak terisak-isak.

Para keluarga korban tersebut marah dan kecewa karena pemerintah Malaysia telah mengumumkan pesawat MH370 jatuh di Samudera Hindia, padahal belum ada satu puing pun yang ditemukan.

Bentrokan ini terjadi ketika personel keamanan mencoba menghalangi sejumlah anggota keluarga yang ingin mendekati para wartawan, yang ditempatkan di area khusus. Aksi saling dorong pun terjadi. Akibatnya, seorang wanita terluka dan harus diangkut dengan tandu.

Sebelumnya, pada Senin (24/3), Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak mengumumkan bahwa MH370 berakhir di lokasi terpencil Samudera Hindia bagian selatan, atau sebelah barat Perth, Australia.

Dalam keterangannya, PM Najib menyebutkan bahwa kesimpulan ini didasarkan pada analisa baru oleh perusahaan satelit Inmarsat dan badan penyidik Inggris UK, Air Accidents Investi­gation Branch (AAIB) pada data satelit yang menunjukkan rute menyimpang MAS MH370 hingga ke Samudera Hindia.

Berdasar analisa tersebut, disimpulkan bahwa MH370 terbang menuju koridor selatan dan posisi terakhirnya berada di tengah-tengah Samudera Hindia, barat Perth, Australia. Pada lokasi tersebut, sama sekali tidak ada lokasi pendaratan sehingga disimpulkan MH370 berakhir di lautan.

Pesawat MAS MH370 menghilang sejak 8 Maret lalu dengan membawa 227 penumpang dan 12 awak. Pesawat jenis Boeing 777-200ER ini memiliki rute Kuala Lumpur-Beijing, namun entah mengapa, pesawat ini berubah jalur hingga mengarah ke Samudera Hindia.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ita/nrl)

Rabu, 26 Februari 2014

Letusan Gunung Kelud Hambat Pengiriman Makanan dan Minuman

Zulfi Suhendra - detikfinance
Jumat, 21/02/2014 07:21 WIB

http://images.detik.com/content/2014/02/21/4/072333_kelud3.jpg
Jakarta -Musibah meletusnya Gunung Kelud beberapa waktu lalu berimbas pada industri makanan dan minuman. Distribusi menjadi terhambat akibat adanya hujan abu vulkanik.

"Yang jelas banyak hambatan pengiriman makanan karena kasus Gunung Kelud itu," kata Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (GAPMI) Adhi Lukman saat ditemui di Hotel Intercontinental, Kamis mala (20/2/2014).

Adhi mengaku belum mendapat data-data terkini berapa kerugian yang ditimbulkan karena hambatan arus distribusi tersebut. Selain itu, dia juga mengatakan, para pengusaha makanan dan minuman mengalami kerugian karena banyak pasokan makanan yang rusak. Bencana alam kerap menyebabkan kerusakan terhadap produk-produk yang menjadi persediaan.

"Terus terang kita tidak mengumpulkan data dari anggota. Yang daerah bencana pasti (rusak) ya. Kemarin waktu banjir di Manado barang-barang hancur. Di Kediri itu Blitar juga sama," lanjutnya.

Masih terkait dengan bencana alam, Adhi mengharapkan pemerintah segera merealisasikan rencana penyediaan pangan khusus bencana. Hal itu ditujukan agar ketersediaan pangan selalu aman khususnya di daerah-daerah rawan bencana.

"Dulu pernah ada wacana stok pangan untuk bencana, karena ini yang perlu direalisasi," katanya.

Adhi menambahkan, rencana tersebut dipicu oleh faktor distribusi makanan dan minuman yang terhambat salah satunya karena infrastruktur jalan yang rusak, menyebabkan pengiriman barang pun menjadi terkendala. Padahal, saat bencana pasokan pangan harus selalu tersedia.

"Sekarang ini pengiriman barang Jakarta-Surabaya itu 3-4 hari. Biasanya 1-2 hari. Itu karena jalan rusak di Pantura," katanya.(zul/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


Info hujan dijakarta


Jakarta Terus Diguyur Hujan, Jalanan Mulai Tergenang

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Hujan deras yang turun sejak pagi belum juga berhenti hingga saat ini. Tak pelak, di sejumlah ruas jalan mulai muncul genangan air.

Sejak pagi tadi, Kamis (27/2/2014), hampir seluruh kawasan di Jakarta, termasuk Depok memang sudah diguyur hujan. Dan rata-rata hujan turun cukup deras. Akibatnya genangan air pun mulai terjadi.

Informasi yang dikumpulkan dari akun twitter TMC, genangan air terlihat di mana-mana.

Mulai dari kawasan Kebon Sirih, Pancoran, Jl Gatot Subroto, depan Pemkot Jaksel, Kelapa Gading, depan Kuningan City, depan Sudirman Plaza, Tebet, hingga depan Mangga Dua Square.

Tak pelak, genangan ini semakin membuat ruwet lalu lintas Jakarta. Bagi Anda yang tengah dalam perjalanan, agar hati-hati dalam berkendara.



Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(mok/dnu)

Punya informasi penting yang ingin Anda laporkan? Atau punya #FotoUnik? Kirim ke PASANGMATA.COM .

Minggu, 23 Februari 2014

Kembali Terendam Banjir


Petogogan Kembali Terendam Banjir

Fotografer - Agung Pambudhy
Sabtu, 22/02/2014 18:20 WIB

Foto lain dari Petogogan Kembali Terendam Banjir


Hujan yang mengguyur wilayah Ibukota dan sekitarnya seharian ini membuat beberapa wilayah di Jakarta kembali terendam Banjir, Sabtu (22/2/2014). Salah satunya di wilayah Petogogan, Jakarta Selatan.

Minggu, 12 Januari 2014

Sekilas Info Banjir

Senin, 02 Desember 2013

informasi

                     Sekarang sudah mulai musim hujan, saudara-saudara ku yang berada dimana saja apa lagi yang suka terkena banjir,  waspadalah.....................?

Kamis, 28 November 2013

Sekilas Informasi

             Saya membntu anda yang ingin, berinvestai lokasi atau tanah untuk perumahan atau kontrakan didaerah bantar gebang bekasi, daerah setu, daerah pedurenan bantar gebang bekasi, daerah ceketing bantar gebang bekasi,
            Mungkin juga yang mau berinvestasi didaerah jatiasih bekasi, insyaalah saya bantu, karena kalau berinvestasi untuk perumahan, kemungkinan lokasi kurang luas dalam pengadaan lokasi.
apabila anda perlu hub. Kandi No. hp.081281214200
            Sebelum dan sesudahnya, saya mengucapkan banyak-banyak terimakasiterimakasi.