Rabu, 26 Februari 2014

Letusan Gunung Kelud Hambat Pengiriman Makanan dan Minuman

Zulfi Suhendra - detikfinance
Jumat, 21/02/2014 07:21 WIB

http://images.detik.com/content/2014/02/21/4/072333_kelud3.jpg
Jakarta -Musibah meletusnya Gunung Kelud beberapa waktu lalu berimbas pada industri makanan dan minuman. Distribusi menjadi terhambat akibat adanya hujan abu vulkanik.

"Yang jelas banyak hambatan pengiriman makanan karena kasus Gunung Kelud itu," kata Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (GAPMI) Adhi Lukman saat ditemui di Hotel Intercontinental, Kamis mala (20/2/2014).

Adhi mengaku belum mendapat data-data terkini berapa kerugian yang ditimbulkan karena hambatan arus distribusi tersebut. Selain itu, dia juga mengatakan, para pengusaha makanan dan minuman mengalami kerugian karena banyak pasokan makanan yang rusak. Bencana alam kerap menyebabkan kerusakan terhadap produk-produk yang menjadi persediaan.

"Terus terang kita tidak mengumpulkan data dari anggota. Yang daerah bencana pasti (rusak) ya. Kemarin waktu banjir di Manado barang-barang hancur. Di Kediri itu Blitar juga sama," lanjutnya.

Masih terkait dengan bencana alam, Adhi mengharapkan pemerintah segera merealisasikan rencana penyediaan pangan khusus bencana. Hal itu ditujukan agar ketersediaan pangan selalu aman khususnya di daerah-daerah rawan bencana.

"Dulu pernah ada wacana stok pangan untuk bencana, karena ini yang perlu direalisasi," katanya.

Adhi menambahkan, rencana tersebut dipicu oleh faktor distribusi makanan dan minuman yang terhambat salah satunya karena infrastruktur jalan yang rusak, menyebabkan pengiriman barang pun menjadi terkendala. Padahal, saat bencana pasokan pangan harus selalu tersedia.

"Sekarang ini pengiriman barang Jakarta-Surabaya itu 3-4 hari. Biasanya 1-2 hari. Itu karena jalan rusak di Pantura," katanya.(zul/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


Info hujan dijakarta


Jakarta Terus Diguyur Hujan, Jalanan Mulai Tergenang

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Hujan deras yang turun sejak pagi belum juga berhenti hingga saat ini. Tak pelak, di sejumlah ruas jalan mulai muncul genangan air.

Sejak pagi tadi, Kamis (27/2/2014), hampir seluruh kawasan di Jakarta, termasuk Depok memang sudah diguyur hujan. Dan rata-rata hujan turun cukup deras. Akibatnya genangan air pun mulai terjadi.

Informasi yang dikumpulkan dari akun twitter TMC, genangan air terlihat di mana-mana.

Mulai dari kawasan Kebon Sirih, Pancoran, Jl Gatot Subroto, depan Pemkot Jaksel, Kelapa Gading, depan Kuningan City, depan Sudirman Plaza, Tebet, hingga depan Mangga Dua Square.

Tak pelak, genangan ini semakin membuat ruwet lalu lintas Jakarta. Bagi Anda yang tengah dalam perjalanan, agar hati-hati dalam berkendara.



Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(mok/dnu)

Punya informasi penting yang ingin Anda laporkan? Atau punya #FotoUnik? Kirim ke PASANGMATA.COM .

Minggu, 23 Februari 2014

Kembali Terendam Banjir


Petogogan Kembali Terendam Banjir

Fotografer - Agung Pambudhy
Sabtu, 22/02/2014 18:20 WIB

Foto lain dari Petogogan Kembali Terendam Banjir


Hujan yang mengguyur wilayah Ibukota dan sekitarnya seharian ini membuat beberapa wilayah di Jakarta kembali terendam Banjir, Sabtu (22/2/2014). Salah satunya di wilayah Petogogan, Jakarta Selatan.

Minggu, 12 Januari 2014

Sekilas Info Banjir

Senin, 02 Desember 2013

informasi

                     Sekarang sudah mulai musim hujan, saudara-saudara ku yang berada dimana saja apa lagi yang suka terkena banjir,  waspadalah.....................?

Kamis, 28 November 2013

Sekilas Informasi

             Saya membntu anda yang ingin, berinvestai lokasi atau tanah untuk perumahan atau kontrakan didaerah bantar gebang bekasi, daerah setu, daerah pedurenan bantar gebang bekasi, daerah ceketing bantar gebang bekasi,
            Mungkin juga yang mau berinvestasi didaerah jatiasih bekasi, insyaalah saya bantu, karena kalau berinvestasi untuk perumahan, kemungkinan lokasi kurang luas dalam pengadaan lokasi.
apabila anda perlu hub. Kandi No. hp.081281214200
            Sebelum dan sesudahnya, saya mengucapkan banyak-banyak terimakasiterimakasi.


Senin, 25 November 2013

Investor




           Bagi para investor atau pengusaha yang mau memperluas perusahaan di kota Bekasi khususnya di Jati asih Bantar gebang bekasi bila membutuhkan tanah rumah/gudang atau tempat usaha lain saya insya alloh bisa bantu.
Terimakasih, no hp saya (Kandi hp 081281214200